Kamis, 20 Maret 2014

Sistem Ekonomi, Permintaan & Penawaran

SISTEM EKONOMI
Sedikit pengertian umum dan beberapa ahli mengenai sistem ekonomi secara toritis, pengertian sistem ekonomi dapat dikatakan sebagai perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Sedangkan menurut Gilarso ( 1992:486 ) sistem ekonomi adalah keseluruhan cara untuk mengordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagaiannya) dalam menjaankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagaiannya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari. Lalu menurut McEachren, sistem ekonomi dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.
MACAM-MACAM SISTEM EKONOMI
Berbagai macam sistem dalam perekonomian yang digunakan dibeberapa negara termasuk di indonesia, berikut diantaranya :
Sistem Kapitalis
Sistem kapitalis merupakan satu sistem ekonomi yang wujud sejak kurun ke-19. Di antara ciri-ciri terpenting sistem ini ialah ia mengamalkan dasar pasaran bebas dan pemilikan harta individu. Dalam sistem ini,  individu bebas menggunakan sumber-sumber yang ada tanpa banyak campur tangan daripada kerajaan / negara. Kerajaan / negara tidak mengawal sumber dan tidak juga menetapkan upah dan harga. Amerika Serikat adalah di antara contoh negara yang menganut sistem ini.
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis :
-          Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
-          Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
-          Inidividu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
-          Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
-          Pasar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
-          Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. “The Invisible Hand” yang mengatur perekonomian menjadi efisien.
-          Motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba
Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis :
-          Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barang-barang.
-          Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik dirinya.
-          Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil.
Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis :
-          Tidak ada persaingan sempurna. Yang ada persaingan tidak sempurna dan persaingan monopolistik.
-          Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena adanya faktor-faktor eksternalitas  (tidak memperhitungkan yang menekan upah buruh dan lain-lain).
Sistem Ekonomi Sosialis
Suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan masyarakat seperti keperluan utama yaitu listrik, air, telekomunikasi, tenaga, industri-industri berat dan sumber-sumber pertanian. Pihak swasta hanya mengendalikan dan memiliki perniagaan-perniagaan kecil dan tidak penting. Dengan itu, kerajaan / negara menguasai pasaran dan menjadi peserta utama yang menetapkan upah harga dalam pasaran. Negara-negara yang mengamalkan sistem ini adalah negara-negara Eropa Timur, Myanmar, Laos dan beberapa negara di Afrika.
Ciri-ciri Sistem ekonomi sosialis :
-          Lebih mengutamakan kebersamaan
-          Peran pemerintah aktif
-          Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Kelebihan sistem ekonomi Sosialis :
-          Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
-          Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan negara
-          Produksi dikelola oleh Negara
Kekurangan Sistem Ekonomi Sosialis :
-          Sulit melakukan transaksi
-          Membatasi kebebasan
-          Mengabaikan pendidikan moral
Sistem Ekonomi Komunis
Sistem ini tidak menitikberatkan kepada pemilikan harta pribadi dan mengetepikan langsung dasar pasaran bebas. Segala pemindahan dan penagihan sumber daya semuanya adalah diatur oleh kerajaan / negara. Rakyat dan swasta tidak dibenarkan secara langsung menguasai sumber-sumber negara. Sebaliknya sumber-sumber negara ditagihkan kepada rakyat mengikut kehendak kerajaan / negara. Sistem ini telah dianut oleh bekas Kesatuan Soviet, Republik Rakyat China, Cuba dan sebagian negara-negara Afrika. Sistem ini telah pun runtuh di beberapa buah negara asta kehendak rakyatnya sendiri.
Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan satu sistem ekonomi hasil daripada campuran diantara sistem kapitalis dan sistem sosialis. Melalui sistem ini, kerajaan dan swasta bekerjasama untuk membentuk satu pasaran yang lebih adil. Dasar-dasar kerajaan / negara diubah secara menyeluruh dan menggbungkan semua pihak termasuk pihak swasta. Kerajaan / negara sebagai penguasa meski bagaimanapun boleh campur tangan dalam pasaran serta urusan ekonomi dan keuangan sesuai keadaan .
Hak milik kerajaan / Negara  dan swasta akan dikelola untuk kebaikan rakyat. Walaupun kerajaan / Negara  menjadi pemilik kepada badan-badan utiliti tertentu tertentu  namun pihak swasta juga dibenarkan terlibat dalam kegiatan-kegiatan perniagaan yang besar serta menjadi pemilik kepada industri-industri gergasi yang penting di negara ini bahkan berbagai-bagai insentif diberikan untuk menggerakkan kegiatan sektor swasta. Malaysia adalah di antara negara yang menganut sistem ekonomi campuran.
Sistem Ekonomi Islam
Kegiatan ekonomi Islam merupakan satu kewajipan yang penting di dalam Islam. Tuntutan terhadap ekonomi di dalam Islam adalah penting kerana Islam satu cara hidup yang menyatupadukan kehendak-kehendak kebendaan dan rohaniah manusia.
Asas-asas ekonomi Islam terkandung di dalam Al-Quran dan juga sunah Rasulullah s.a.w. Daripada sumber-sumber ini, ulamak-ulamak dan ahli-ahli ekonomi Islam telah mengupas beberapa prinsip sistem ekonomi Islam.
Prinsip – prinsip utama yang dirumuskan dalam ekonomi Islam :
-          Konsep Pemilik dan kekhalifahan
-          Integrasi Antara Nilai-Nilai Akhlak Dan Kegiatan Ekonomi
-          Sikap Positif  Terhadap Aktivitas Dan Pembangunan Ekonomi
-          Tagihan kekayaan semula .
-          Pembagian untung dan rugi .
Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
-          Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
-          Hanya sedikit menggunakan modal
-          Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
-          Belum mengenal pembagian kerja
-          Masih terikat tradisi
-          Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran
Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional :
-          Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
-          Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
-          Tidak individualistis
Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional :
-          Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
-          Mutu barang hasil produksi masih rendah
-          Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.
Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.”
Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :
-          Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
-          Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
-          Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
-          Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
-          Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
-          Persaingan dilakukan secara bebas
-          Peranan modal sangat vital
Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar yaitu :
-          Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
-          Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
-          Munculnya persaingan untuk maju
-          Barang yang dihasilkan bermutu tinggi
-          Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba
Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar :
-          Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
-          Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
-          Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
-          Sering terjadi gejolak dalam perekonomian
Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
Ciri dari sistem ekonomi Komando adalah :
-          Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
-          Hak milik perorangan tidak diakui
-          Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
-          Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah
Kelebihan Sistem Ekonomi Komando :
-          Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
-          Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
-          Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
-          Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
-          Jarang terjadi krisis ekonomi
Kekurangan Sistem Ekonomi Komando :
-          Mematikan inisiatif individu untuk maju
-          Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
-          Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
-          Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
-          Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
-          Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
-          Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kelebihan sistem ekonomi campuran :
-          Kebebasan berusaha
-          Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
-          Lebih mementingkan umum dari pada pribadi
-          Kelemahan sistem ekonomi campuran
-          Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
-          Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan
Kekurangan sistem ekonomi campuran :
-          Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
-          Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan

PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Permintaan
Permintaan  adalah sejumlah barang yang akan dibeli dan diminta pada tingkat harga tertentu dan dalam waktu tertentu. Bisa dibilang kaya reseller yang meminta produk pada distrubutor *kurang lebih begitu*
Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta. Hal ini dikarenakan: naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan. naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah. Contohnya konsumen yang memilih membeli barang produk import yang harganya lebih murah ketimbang produk dalam negeri yang harganya lebih mahal.
Penawaran
Penawaran  adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan pada waktu tertentu.
Hukum penawaran berbunyi : bila harga tingkat mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik,dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan akan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Gampangnya gini misal sebuah produk yang sedang laku keras dipasaran pasti cepat atau lambat akan mengalami kenaikan harga, dan sebaliknya bila produk tersebut sudah tidak diminati oleh konsumen maka harga akan diturunkan agar produknya bisa laku lagi.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Faktor – faktor yang mempengaruhi Permintaan,yaitu :
-          Harga barang itu sendiri
-          Harga barang-barang lain yang bersifat substitutif
-          Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat
-          Selera dan prilaku seseorang atau masyarakat
-          Jumlah penduduk
Faktor – faktor yang mempengaruhi Penawaran,yaitu :
-          Harga barang itu sendiri
-          Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi)
-          Biaya produksi
-          Tujuan-tujuan perusahaan
-          Pajak
-          Tingkat teknologi yang digunakan
-          Perkiraan harga barang di masa datang
berikut adalah gambar kurva untuk permintaan dan penawaran :


PENENTUAN HARGA KESEIMBANGAN
Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya.
Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga. Sehingga terjadilah transaksi antara penjual dan pembeli. Saya yakin para pembaca sekalian pernah ke pasar dan melihat aksi ibu-ibu yang tawar menawar kan, hahaha. Dan sebelum para distributor mengeluarkan harga untuk produk mereka pastilah mereka sudah mempertimbangkan harga (harga pasar).
Terimakasih untuk pembaca yang sudah mampir dan juga terimakasih untuk narasumber. Maaf bila masih ada kekurangan atau kesalahan didalam penulisan *saya hanya manusia biasa hahaha

SUMBER


Jumat, 24 Januari 2014

Motivasi, Kepemimpinan, Komunikasi dan Pengawasan

Motivasi
Arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan semangat, seperti contoh dalam percakapan saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi. Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.
A.    Mc. Donald
Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian Mc. Donald ini mengandung tiga elemen penting yaitu: Bahwa motivasi itu mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia (walaupun motivasiitu muncul dari dalam diri manusia), penampakannya akan menyangkut kegiatan fisik manusia, Motivasi di tandai dengan munculnya, rasa/”feeling” yang relevan dengan persoalan-persoalan kejiwaan, efeksi dan emosi serta dapat menentukan tinggkah-laku manusia, Motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan dan tujuan ini akan menyangkut soal kebutuhan. 
B.     Sardiman
Motif dapat diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melakukan aktifitas-aktifitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Bahkan motif dapat dikatakan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Berawal dari kata motif itu, maka motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif. Motif menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat dirasakan atau mendesak. 
C.     Azwar
motivasi adalah rangsangan, dorongan ataupun pembangkit tenaga yang dimiliki seseorang atau sekolompok masyarakat yang mau berbuat dan bekerjasama secara optimal dalam melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 
D.    Malayu
motivasi berasal dari kata latin movere yang berarti dorongan atau pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif, dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan. Motivasi (motivasion) dalam manajemen hanya ditujukkan pada sumber daya manusia umumnya dan bawahan khususnya. Pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung prilaku manusia, supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Sedangkan menurut Edwin B Flippo (dalam malayu 2005: 143), menyebutkan bahwa motivasi adalah suatu keahlian, dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga para pegawai dan tujuan organisasi sekaligus tercapai. 
E.     American Enyclopedia
menyebutkan bahwa motivasi sebagai kecenderungan (suatu sifat yang merupakan pokok pertentang) dalam diri seseorang yang membangkitkan topangan dan mengarahkan tindak-tanduknya. Sedangkan menurut G.R. Terry (dalam malayu 2005: 145) mengemukakan bahwa motivasi adalah keinginan yang terdapat pada diri seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan. motivasi itu tampak dalam dua segi yang berbeda, yaitu dilihat dari segi aktif/dinamis, motivasi tampak sebagai suatu usaha positif dalam menggerakkan, mengerahkan, dan mengarahkan daya serta potensi tenaga kerja, agar secara produktif berhasil mencapai dan mewujudkan tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Sedangkan apabila dilihat dari segi pasif/statis, motivasi akan tampak sebagai kebutuhan sekaligus sebagai peranggsang untuk dapat menggerakkan, mengerahkan, dan mengarahkan potensi serta daya kerja manusia tersebut ke arah yang diinginkan.

Kepemimpinan
Banyak orang yang beranggapan bahwa kepemimpinan dan pemimpin adalah hal yang sama, sebenarnya kedua hal ini sangatlah berbeda. Kepemimpinan adalah keunggulan seseorang atau beberapa individu dalam kelompok, dalam proses mengontrol gejala-gejala sosial sedangkan Pemimpin adalah individu yang memiliki program/rencana dan bersama anggota kelompok bergerak untuk mencapai tujuan dengan cara yang pasti. Nah sekarang kita sudah tau perbedaannya, berikut adalah tipe-tipe kepemimpinan dan gaya seorang pemimpin :
1.      Tipe kepemimpinan otoriter
bahwa tipe kepemimpinan ini menempatkan kekuasaan di tangan satu orang. Pemimpin bertindak sebagai penguasa tunggal. Kedudukan dan tugas anak buah semata-mata hanya sebagai pelaksana keputusan, perintah bahkan kehendak pimpinan.
2.      Tipe kepemimpinan bebas (Laissez Faire)
bahwa tipe kepemimpinan ini merupakan kebalikan dari tipe kepemimpinan otoriter. Pemimpin tipe ini berkedudukan sebagai simbul/ lambang organisasi. Kepemimpinan dijalankan dengan memberikan kebebasan penuh pada orang yang dipimpin dalam mengambil keputusan dan melakukan kegiatan menurut kehendak dan kepentingan masing-masing, baik secara perseorangan maupun kelompok-kelompok kecil. Pemimpin hanya memfungsikan dirinya sebagai penasehat.
3.      Tipe kepemimpinan demokratis
bahwa kepemimpinan tipe ini menempatkan manusia sebagai faktor utama dan terpenting dalam setiap kelompok atau organisasi. Pemimpin memandang dan menempatkan orang-orang yang dipimpinnya sebagai subyek yang memiliki kepribadian dengan berbagai aspeknya, seprtinya juga. Kemauan, kehendak, kemampuan, buah pikiran, pendapat, kreativitas, inisiatif yang berbeda-beda dan dihargai disalurkan secara wajar. Tipe pemimpin ini selalu berusaha untuk memanfaatkan setiap orang yang dipimpin. Kepemimpinan demokratis adalah kepemimpinan yang aktif, dinamis dan terarah. Pemimpin dalam mengambil keputusan sangat mementingkan musyawarah, yang diwujudkan pada setiap jenjang dan di dalam unit masing-masing.
1.      Gaya Telling (Pemberitahu)
Gaya Pemberitahu adalah gaya pemimpin yang selalu memberikan instruksi yang jelas, arahan yang rinci, serta mengawasi pekerjaan dari jarak dekat. Gaya Pemberitahumembantu untuk memastikan pekerja yang baru untuk menghasilkan kinerja yang maksimal, dan akan menyediakan fundasi solid bagi kepuasan dan kesuksesan mereka di masa datang.
2.      Gaya Selling (Penjual)
Gaya Penjual adalah gaya pemimpin yang menyediakan pengarahan, mengupayakan komunikasi dua-arah, dan membantu membangun motivasi dan rasa percaya diri pekerja. Gaya ini muncul tatkala kesiapan pengikut dalam melakukan pekerjaan meningkat, sehingga pemimpin perlu terus menyediakan sikap membimbing akibat pekerja belum siap mengambil tanggung jawab penuh atas pekerjaan. Sebab itu, pemimpin perlu mulai menunjukkan perilaku dukungan guna memancing rasa percaya diri pekerja sambil terus memelihara antusiasme mereka.
3.      Gaya Participating (Partisipatif)
Gaya Partisipatif adalah gaya pemimpin yang mendorong pekerja untuk saling berbagi gagasan dan sekaligus memfasilitasi pekerjaan bawahan dengan semangat yang mereka tunjukkan. Mereka mau membantu pada bawahan. Gaya ini muncul tatkala pengikut merasa percaya diri dalam melakukan pekerjaannya sehingga pemimpin tidak lagi terlalu bersikap sebagai pengarah. Pemimpin tetap memelihara komunikasi terbuka, tetapi kini melakukannya dengan cenderung untuk lebih menjadi pendengar yang baik serta siap membantu pengikutnya.
4.      Gaya Delegating (Pendelegasi)
Gaya Pendelegasi adalah gaya pemimpin yang cenderung mengalihkan tanggung jawab atas proses pembuatan keputusan dan pelaksanaannya. Gaya ini muncul tatkala pekerja ada pada tingkat kesiapan tertinggi sehubungan dengan pekerjaannya. Gaya ini efektif karena pengikut dianggap telah kompeten dan termotivasi penuh untuk mengambil tanggung jawab atas pekerjaannya.

Komunikasi
Pasti semua orang butuh dan pernah tau yang namanya komunikasi, jadi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
Hambatan-hambatan dalam berkomunikasi :
1.      Mendengar.
Biasanya kita mendengar apa yang ingin kita dengar. Banyak hal atau informasi yang ada di sekeliling kita, namun tidak semua yang kita dengar dan tanggapi. Informasi yang menarik bagi kita, itulah yang ingin kita dengar.
2.      Menilai sumber
Kita cenderung menilai siapa yang memberikan informasi. Jika ada anak kecil yang memberikan informasi tentang suatu hal, kita cenderung mengabaikannya.
3.      Persepsi yang berbeda
Komunikasi tidak akan berjalan efektif, jika persepsi si pengirim pesan tidak sama dengan si penerima pesan. Perbedaan ini bahkan bisa menimbulkan pertengkaran, diantara pengirim dan penerima pesan.
4.      Kata yang berarti lain bagi orang yang berbeda
Kita sering mendengar kata yang artinya tidak sesuai dengan pemahaman kita. Seseorang menyebut akan datang sebentar lagi, mempunyai arti yang berbeda bagi orang yang menanggapinya. Sebentar lagi bisa berarti satu menit, lima menit, setengah jam atau satu jam kemudian.
5.      Sinyal nonverbal yang tidak konsisten
Gerak-gerik kita ketika berkomunikasi – tidak melihat kepada lawan bicara, tetap dengan aktivitas kita pada saat ada yang berkomunikasi dengan kita-, mampengaruhi porses komunikasi yang berlangsung.
6.      Pengaruh emosi
Pada keadaan marah, seseorang akan kesulitan untuk menerima informasi. apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
7.      Gangguan
Gangguan ini bisa berupa suara yang bising pada saat kita berkomunikasi, jarak yang jauh, dan lain sebagainya.
Klasifikasi komunikasi :
Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :
A.    Dari segi sifat
1.      Komunikasi Lisan
Komunikasi yang dilakukan dengan cara lisan / berbicara, contohnya yaitu presentasi
2.      Komunukasi Tertulis
komunikasi yang dilakukan dengan cara menulis (tulisan), contohnya yaitu surat, email
3.      Komunikasi Verbal
komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan, contohnya yaitu sharing (curhat)
4.      Komunikasi Non Verbal
komunikasi yang tidak dibicarakan, contohnya yaitu seseorang yang nerves (gemetar)
B.     Dari segi arah
1.      Komunikasi Ke atas: komunikasi dari bawahan ke atasan
2.      Komunikasi Ke bawah: komunikasi dari atasan ke bawahan
3.      Komunikasi Horizontal: komunikasi ke sesama manusia / setingkat
4.      Komunikasi Satu Arah: pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
5.      Komunikasi Dua Arah: berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi

C.    Menurut Lawan yang berkomunikasi
1.      Komunikasi Satu Lawan Satu: berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
2.      Komunikasi Satu Lawan Banyak: berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok
3.      Kelompok Lawan Kelompok: berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain
D.    Menurut Keresmian komunikasi
1.      Komunikasi Formal: komunikasi yang berlangsung resmi
2.      Komunikasi Informal: komunikasi yang tidak resmi

Pengawasan
Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.
Donnelly, et al. (dalam Zuhad, 1996:302) mengklasifikasikan (mengelompokan) pengawasan menjadi 3 Tipe pengawasan yaitu :
1.      Pengawasan Pendahuluan (preliminary control).
2.      Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
3.      Pengawasan Feed Back (feed back control)